Sunday, May 20, 2012

Sekali-kali, ingatlah aku.


Sekali-kali, ingatlah aku.
Jangan saat kamu senang, akan tetapi saat kamu sedih. Karena saat kamu sedih, aku tampak lebih jelas dalam ingatanmu. Dan semoga ingatan yang muncul adalah tentang aku yang tidak pernah mau membiarkanmu sedih. Ingatlah cara-caraku dulu untuk membuatmu tertawa. Dengan begitu, mungkin kamu akan tertawa juga.

Sekali-kali, ingatlah aku.
Saat kamu kesepian, merasa sendiri, atau saat dunia sedang tidak bersahabat denganmu. Dengan begitu, aku harap kamu tau bahwa aku selalu ada di sana. Menemanimu. Di sudut hati, ah bukan, sudut otakmu maksudku. Karena aku dan kamu sama-sama tau, aku tidak pernah ada di hatimu. Tidak apa. Yang jelas, kamu tau aku selalu ada di sudut otakmu, meringkuk dan menunggu untuk diingat.

Sekali-kali, ingatlah aku.
Saat kamu sedang menatap bulan, kemungkinan besar aku sedang menatap bulan yang sama denganmu. Atau malah, aku sudah ada di bulan! Mengawasi bumi dari sana ditemani seekor penguin yang kuculik dari igloonya. Bukankah menyenangkan berpikir bahwa di bulan ada aku hidup bersama penguin? Sehingga tiap kamu menatap bulan, kamu tau kamu tidak sendiri. Ada aku dan penguinku.

Sekali-kali, ingatlah aku.
Itu saja.

No comments:

Post a Comment

 
;