Friday, February 24, 2012

Entah.


Kata-kata hilang dari kepala.
Ruang imaji kosong melompong.
Kawanan mimpi lari, pergi.
Ide mati.
Mata setengah rabun, kuping seperti terpalam.
Entah apa yang ingin kutuliskan kali ini.
Sempat ingin bertutur dengan bulan, ceritakan indahnya langit hari.
Tapi lalu sesaat kemudian tak ingin.
Pernah terpikir tuliskan tentang bagaimana kuingin jenis aksara di atas epitafku nanti, namun aku sedang malas memimpikan aku mati.
Entahlah, seakan semua tetiba kiamat dalam otak ini, enggan berimaji, malas berlari-lari dalam khayal, muak dengan segala mimpi.
Sudahlah, kini aku berencana tumbalkan semua kata-kata, lupakan semua resah yang biasanya jadi insiprasi.
Lalu menari, berteriak, tentang kebuntuan otakku, ketololan pola pikirku yang bisa dengan cepat bunuh semua mimpi, khayal, atau segala sampah-sampah puitis dalam kepala.
Lupakan saja semua.
Kan kujalani saja sisa waktu selanjutnya dengan menantang dunia.
Kembali lari ke tengah sepi di pelosok rimba, yang entah kapan.
Entahlah…….

No comments:

Post a Comment

 
;