What a great book. Congrats mbak dewi lestari (dee) udah bikin aku super speechless. Aku jatuh cinta sama PERAHU KERTAS, mbak :D
Well, sebenernya ini buku lama. Dan, gue udah menceklis buku ini untuk ada di rak buku gue :p Tapi, karna di sibukkan ini dan itu, gue jarang banget ke Gramedia. Dan sekalipun gue ke sana, gue langsung lupa buku apaan yang harus di beli -_- Jadi beli buku yang keliatan di depan mata aja :)) Hehe Ini bukunya mbak Dee yang gue suka setelah Madre :')
I learned many things from this book. Simple, catchy, but extraordinary. I love keenan, i love kugy, i love poyan, i love luhde, i love noni, eko, remi, aaaaaa and of course i love you dee. You're my favorite writter, baru pertama kali di buat speechless sama buku buatan mbak dee yang satu ini.
Like I know them very close, they are not very familiar and their extraordinary.
I have some request when I read this book: "they were real, I want to meet, and hopefully this story will never end"
Just simple words: "wajib baca, this book: amazing" :)
I noted some quotes from there :
''dari pertama kita ketemu, gue selalu berusaha ngejar dunia lo. Tapi lo bukan cuma lari, lo tuh terbang, dan lo suka lupa, gue masih di bumi, kaki gue masih ditanah, Gimana kita bisa terus jalan kalo tempat kita berpijak aja beda"
"Kadang kadang langit bisa kelihatan seperti lembar hitam yang kosong. Padahal sebenarnya tidak. Bintang kamu tetap ada di sana. Bumi hanya sedang berputar"
"Saya cinta sama kamu. Dari pertama kali kita ketemu, sampai hari ini, saya selalu mencintai kamu. Sampai kapanpun itu, saya nggak tahu. Saya nggak melihat cinta ini ada ujungnya"
"Kenangan itu cuma hantu di sudut pikir. Selama kita cuma diam dan tidak berbuat apa apa, selamanya dia akan tetap jd hantu. Tidak akan pernah jadi kenyataan."
"Carilah orang yang nggak perlu meminta apa-apa, tapi kamu mau memberikan segala-galanya."
"Bagaimana hampa bisa menyakitkan? Hampa harusnya berarti tidak ada apa-apa. Tidak ada apa-apa harusnya berarti tidak ada masalah. Termasuk rasa sakit"
"Pada akhirnya, tidak ada yang bisa memaksa. Tidak juga janji, atau kesetiaan. Tidak ada. Sekalipun akhirnya dia memilih untuk tetap bersamamu, hatinya tidak bisa di paksa oleh apa pun, oleh siapa pun. "
"Karena hanya bersama kamu, segalanya terasa dekat, segala sesuatunya ada, segala sesuatunya benar. Dan Bumi hanyalah sebutir debu di bawah telapak kaki kita. "
"Aku gak mau sepuluh, dua puluh tahun dari hari ini, aku masih terus-terusan memikirkan orang yang sama. bingung di antara penyesalan dan penerimaan."
"Berputar menjadi sesuatu yang bukan kita, demi bisa menjadi diri kita lagi" - Kugy-"Jalan kita mungkin berputar, tapi suatu saat, entah kapan kita pasti punya kesempatan jadi diri kita sendiri - Keenan-
"Kamu bisa jadi diri sendiri, aku juga. Dan menurut aku, itulah yang paling menyenangkan dari pertemuan kita selama ini"
ps : Thanks mbak Dee, for "Perahu Kertas"
I had one wish: "kalo buku ini di filmin, Keenan nya Marcel Chandrawinata, daaaan kugynya: .......... :') *secret*
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment